Perubahan Karakter Sammy Setelah Sekolah di PAUD OBI Mengejutkan Orang Tuanya

  • 2022-01-21
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 177
Foto: OBI

Ibu Shanty awalnya sangat khawatir karena perubahan sikap Sammy, tapi berkat guru OBI yang responsif ia segera mengetahui penyebabnya.

Tahun ini Daniel Sammuel Lopulalang (6 tahun) yang kerap disapa Sammy telah genap 3 tahun menjadi siswa PAUD OBI, Tanah Merah, Jakarta Utara. Di tengah tahun kedua Ibu Shanty yang merupakan orangtua Sammy sempat merasa khawatir dengan perubahan sikap Sammy yang tidak seperti biasanya. Sammy menjadi anak yang mulai berkata kasar pada teman-temannya, menjadi pemarah dan suka melawan orang tuanya bila keinginannya tidak terpenuhi, bahkan Sammy sempat tidak mau pergi ke sekolah.

Melihat kondisi tersbut Ibu Shanty dan suaminya sangat sedih dan merasa bingung. Sampai akhirnya para guru datang berkunjung untuk menjenguk ayahnya Sammy yang baru saja pulang dari rumah sakit pasca operasi, saat itu Ibu Shanty menceritakan kekhawatirannya akan kondisi Sammy.

Keesokkan harinya Sammy diajak mengobrol oleh gurunya. Ternyata Sammy merasa seperti kurang diperhatikan oleh ibunya karena Ibu Shanty lebih fokus untuk mengurus suaminya dan lebih sering menitipkan Sammy ke rumah saudaranya. Gurunya terus memberikan motivasi dan mengajak Sammy bermain dan berdoa. Tidak mudah, tetapi setelah beberapa bulan akhirnya Sammy mau kembali ke sekolah. Bahkan Sammy sangat suka apabila kegiatan Jumat Ceria dan menyaksikan tayangan film yang memotivasi di kelas.

Sampai akhirnya Ibu Shanty datang menemui guru kelasnya Sammy dan menceritakan perubahan-perubahan baik yang terjaadi pada Sammy.

“Saya sungguh bersyukur akhirnya Sammy bisa berubah dan tidak suka melawan, bahkan Sammy juga sudah tidak bicara kasar atau kotor lagi," tutur Ibu Shanty.

Pada tanggal 1 Desember kemarin Sammy meminta kepada orang tuanya untuk merayakan ulang tahun di sekolah. “Saat Sammy tahu kalau ulang tahunnya 1 minggu lagi, tiba-tiba Sammy menyampaikan keinginan tersebut untuk merayakan ulang tahunnya. Sammy mengatakan 'Sammy mau berbagi kebahagiaan disekolah ya pah, walaupun teman-teman tidak bawa kado Sammy tetap mau rayakan bersama sahabat-sahabat Sammy disekolah.' Sammy begitu antusias saat mengatakan keinginannya,” Ibu Shanty melanjutkan ceritanya.

Saat itu Ayah Sammy sedang sama sekali tidak punya uang, dan dengan bijak Sammy berucap dalam doa katanya: “Tuhan, berikan papa rejeki, supaya Sammy bisa merayakan ulang tahun di sekolah karena Sammy mau bagi-bagi hadiah untuk sahabat-sahabat Sammy di sekolah.”

Dan benar 2 hari setelah Sammy berdoa, Ayah Sammy mendapatkan komisi dari temannya yang meminta bantuanya untuk menjual mobil. “Puji Tuhan bu guru, saya tidak menyangka kalau Tuhan jawab doa anak saya secepat itu, dan baru kali ini Sammy benar-benar rela kalau dihari ulang tahunnya tidak ada yang memberinya kado, padahal biasanya anak-anak pasti menuntut kado, tapi saya terharu dengan sikap Sammy seperti saat ini. Terima kasih untuk guru-guru OBI yang sudah mau membimbing Sammy anak kami, sehingga Sammy tidak menjadi anak yang egois, bahkan sekarang Sammy menjadi anak yang bijak.” Demikian ungkap Bapak Jemmy dengan penuh haru menceritakan perubahan Semmy anaknya.

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html