Modal Usaha Dari KFT OBI Telah Selamatkan Keluarga Ini

  • 2021-11-08
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 300
Foto: OBI

Kondisi keuangan keluarga sudah di ujung tanduk, bagaimana keluarga kami bisa bangkit kembali?

Andriana Utama (39 tahun) dan Tetty Julianti (39 tahun) adalah orang tua murid dari Fedro Alvero Putra, salah seorang siswa kelas 6 Paket A (setara SD) PKBM (Pusat kegiatan belajar Masyarakat) OBI. Bapak Andriana pernah bekerja sebagai satpam, tukang ojek dan pernah juga sebagai kuli bangunan. Ia merupakan seorang pekerja keras, apa saja dikerjakan demi menghidupi keluarga kecilnya. Sedangkan Ibu Tety adalah seorang ibu rumah tangga.

Sampai suatu hari musibah menimpa keluarga yang harmonis ini. Tiba-tiba Bapak Andriana mengalami kerusakan pada kedua matanya. Mata kanannya tidak bisa melihat dan pandangan mata kirinya pun tidak bisa melihat jarak jauh. Hal ini mengakibatkan ia tidak bisa bekerja lagi mencari nafkah untuk keluarganya.

“Mata kanan saya sudah tidak bisa melihat, hanya ada warna putih saja seperti kabut. Sedangkan yang sebelah kiri sudah tidak bisa melihat jauh sehingga saat ini saya harus memakai kacamata minus 15. Kalau saya tidak memakai kacamata, saya sudah tidak bisa kemana-mana. Saya kaget dan bingung tidak menyangka saya bisa mengalami hal ini,” ungkap Bapak Andriana.

Melihat kondisi suaminya, Ibu Tetty bercerita “Saya tidak tau harus berbuat apa dengan keadaan ini, karena bukan matanya saja. Suami saya juga mengalami  hipertensi bisa 200 tensinya dan sering kambuh, sehingga kepalanya terasa seperti berputar-putar. Kadang nafasnya sampai sesak dan badannya dingin.” 

Untuk kesembuhan matanya Bapak Andriana harus menggunakan obat mata yang tidak tercover oleh BPJS dengan harga sekitar Rp 500.000/bulan, seringkali ia hanya sanggup menebus obat matanya setengah saja. Belum lagi Bapak Andriana harus memikirkan keperluan sewa rumah, serta biaya hidup mereka sekeluarga. Hal ini membuat keluarga ini kebingungan. Nasib mereka seperti di ujung tanduk.

Akhirnya keluarga ini mengikuti kegiatan KFT (Keeping Family Together) OBI, pada bulan September 2021. OBI membantu keluarga ini dengan memberikan bantuan modal usaha berupa peralatan memasak, meja dan etalase serta bahan-bahan untuk membuat makanan. Puji Tuhan pemilik rumah tempat mereka menyewa sangat berempati dengan keadaan mereka dan memberikan ijin untuk mereka membuat kedai makanan.

Bapak Andriana dan Ibu Tety bekerjasama membangun usaha ini dengan menjual Nasi soto, mie, seblak, lauk-pauk, dll. Puji Tuhan usaha mereka berjalan lancar dan mendapat keuntungan, makanan yang mereka jual selalu habis dan laku.

“Saya sangat terharu, ternyata ada jalan keluar bagi kami sekeluarga. Apalagi Suami saya jadi memiliki kesibukan dengan membantu saya di warung. Ia sangat semangat dan rajin. Biasanya dari pagi kami berjualan dan baru tutup warung sekitar jam 8 malam. Dalam kesibukan ini, suami saya bisa melupakan sakitnya. Terima kasih buat OBI yang telah membimbing dan memberikan bantuan kepada keluarga kami. Entah apa jadinya jika kami tidak dibantu,” demikianlah ungkapan Ibu Tetty saat kami mengunjungi warung makannya.

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html