Perlengkapan Sekolah Untuk Anak-Anak di NTT

  • 2021-09-06
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 195
Foto: OBI

Banyak perlengkapan sekolah anak-anak yang hilang dan rusak oleh angin dan hujan saat bencana badai Seroja.

Etwin Nuban (10thn) adalah anak sulung dari pasangan Jemi Nuban dan Erni Toamanu. Jemi Nuban adalah seorang guru yang ditempatkan di pedalaman sehingga jarang pulang ke rumah dan Erni Toamanu adalah seorang guru honor di SD. Etwin kini duduk di kelas 5 SD GMIT Manulai 2 - Kupang. Minggu lalu Etwin mendapatkan kejutan. Ia menerima kiriman perlengkapan sekolah dari OBI. Ia sangat bersukacita menerima bantuan perlengkapan sekolah itu. Ia berjanji akan tetap semangat belajar untuk mencapai cita-citanya menjadi seorang polisi.

Saat badai Seroja menerjang NTT, papanya sedang ada di tempat tugas. Sementara Etwin hanya bersama mama dan adiknya yang berusia 5 tahun. Mereka sangat ketakutan malam itu karena listrik padam, dan bunyi angin yang begitu kencang, ditambah dengan bunyi seng yang tertiup angin, membuat mereka melarikan diri ke rumah kerabat mereka yang juga berdekatan dengan rumah Etwin. Mereka pergi hanya membawa baju di badan, sandal yang mereka pakai dan selimut seadanya.

Keesokan harinya mereka melihat kondisi rumah mereka, ternyata atapnya sudah tidak ada lagi karena diterjang badai Seroja. Semua barang di rumahnya basah karena terkena hujan. Kasur, bantal, lemari pakaian dan meja hancur karena terkena air hujan hujan. Termasuk perlengkapan sekolah Etwin semuanya rusak. Etwin kehilangan buku-buku pelajarannya, begitu juga dengan mamanya harus kehilangan buku-buku mengajar dan juga buku-buku anak muridnya.

Sampai saat kami mengunjungi Etwin untuk memberikan perlengkapan belajar, kami mendapati rumahnya belum diperbaiki. Mereka masih menumpang di rumah saudaranya. Dengan pendapatan orangtuanya yang hanya seorang guru tidak akan mencukupi untuk mereka bisa memperbaiki rumah mereka .

Etwin adalah 1 dari 2200 anak yang kami janjikan akan menerima perlengkapan sekolah saat banjir seroja menimpa. Tapi sampai sekarang baru 1040 penglengkapan tas yang bisa kami sediakan karena dana yang belum terkumpul sampai saat ini. Kendalanya adalah karena terjadi badai seroja di NTT sehingga kami harus menunda pengumpulan dana dan kemudian tanpa diduga terjadi peningkatan jumlah positif covid dan berlakunya PPKM di banyak tempat. Kami masih membutuhkan dukungan Anda Mitra OBI untuk dapat membantu anak-anak lainnya di NTT untuk mendapatkan perlengkapan belajar mereka.

 

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html