Marvel Tidak Berjualan Tisu di Pinggir Jalan Lagi sejak Ibunya Mendapat Modal Usaha dari OBI

  • 2021-08-24
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 337
Foto: OBI

Sekarang Seri menjadi orangtua yang lebih bertanggung jawab setelah mendapat modal usaha dari program KFT OBI

Beratnya beban kehidupan sebagai orangtua tunggal membuat Seri Ulina Bangun (45thn), yang biasa dipanggil Seri, terpaksa memanfaatkan anaknya Marvel (6thn). Marvel harus  membantunya  menjual tisu eceran di depan mini market di kawasan Kelapa Gading. Setiap hari setelah Marvel pulang sekolah dari PAUD OBI, Seri membawa anaknya ini untuk menawarkan tisu jualannya ke orang-orang yang lewat di sekitar mini market itu. Seri melakukannya karena melihat pembeli tisunya akan iba dan lebih banyak yang membeli jika Marvel yang menjajakan dagangannya.

Seri sendiri telah mengalami banyak masa sulit dalam hidupnya, ditinggal suaminya saat usahanya bangkrut waktu dulu ia hamil muda adalah masa terberat dalam hidupnya. Saat ini Seri sudah tidak punya apa-apa lagi dan tinggal di sebuah rumah kontrakan sepetak di bilangan Tanah Merah, Jakarta Utara. Apa pun ia kerjakan mulai dari berdagang baju bekas, jualan makanan sampai ia harus memutuskan membawa Marvel berjualan tisu hanya supaya bisa mendapatkan uang lebih untuk bertahan hidup. 

“Yah sebenarnya saya juga nggak tega, hati saya juga menjerit. Namun saat itu saya membutuhkan anak saya. Kalau hanya saya yang berjualan tisu, hasilnya tidak selaku kalau yang jual anak saya. Saat itu hanya jualan tisu yang bisa saya lakukan karena tidak punya modal untuk usaha lainnya,” ujar Ibu Seri ketika ditanya apakah ia tidak kasian dengan Marvel yang masih kecil.

Pada suatu kesempatan pertemuan orang tua murid PAUD OBI, Seri mendapat giliran untuk menjalani konseling pribadi. Dari situlah pihak sekolah PAUD OBI tahu apa yang dilakukan Marvel setiap pulang sekolah. Di saat konseling itu, kami menjelaskan pada Seri tentang hak-hak anak dan perlindungan anak yang menjadi komitmen dari pelayanan OBI. Dari situlah  Seri menjadi sadar akan tanggung jawabnya sebagai ibu pada Marvel. Selanjutnya untuk menolong Seri dari segi ekonomi, pihak sekolah OBI mengajak Seri untuk mengikuti pelatihan usaha kecil (KFT) yang secara berkala dilakukan OBI. 

Setelah mengikuti pelatihan KFT, OBI memberikan bantuan modal untuk usaha.  Modal usaha itu dipergunakan Seri membuat warung kecil di rumah kontrakannya untuk menjual bahan-bahan sembako. Kini Marvel tidak harus lagi berjualan tisu setelah pulang sekolah dan berkeliaran bebas di jalanan yang bisa membahayakannya. Sekarang Marvel sudah bisa aman bermain dengan teman-temannya sementara ibunya berjualan sembako dari rumah. Dan inilah sebenarnya tujuan dari Program KFT OBI. 

Ditujukan untuk membantu keluarga yang membutuhkan pemulihan dan memungkinkan anak-anak yang rentan untuk tetap tinggal di rumah mereka. KFT (Keeping Families Together) atau Menjaga Keluarga Bersama adalah program intensif yang membantu anak-anak dan orang tua mereka berhubungan satu sama lain dengan cara yang sehat. Selain itu, program ini membantu orang tua yang berjuang secara finansial untuk memulai usaha mikro—mempelajari keterampilan kerja, pengelolaan uang, dan tanggung jawab dalam menjalaninya. Keluarga yang lulus dari program KFT kami diperlengkapi dengan semua sarana yang diperlukan untuk tetap bersama dan tumbuh baik secara spiritual, mental, sosial, dan emosional.

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html