Modal Usaha OBI Mendukung Ekonomi Keluarga Daniros

  • 2021-07-13
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 213
Foto: OBI

Semenjak suaminya meninggal, usaha warung milik Daniros tidak berkembang, untung saja diberi modal tambahan oleh OBI.

Dinaros Pakpahan (47 thn) adalah seorang single parent yang sudah 6 tahun membesarkan kelima anaknya sendiri karena suaminya telah dipanggil Tuhan akibat sakit kanker paru-paru. Dinaros harus berjuang setiap hari agar-anak-anaknya tetap bersekolah ia terpaksa harus berjualan ikan asin keliling dari rumah ke rumah sepeninggal suaminya. Mereka tinggal di Tanah Merah, Jakarta Utara.

Tiga anaknya adalah alumni dari PAUD OBI, Christhoper yang sekarang sudah duduk di SMP kelas 3, Ribkah sekarang sudah SD kelas 6 dan Ruth SD kelas 1, kedua anaknya lagi sudah masuk SMK dan bangku kuliah. Sepeninggal suaminya, Dinaros berjuang membanting tulang agar anak-anaknya bisa hidup dan sekolah. Ia tetap percaya bahwa Tuhan akan menolongnya dalam segala usahanya untuk membesarkan anak-anaknya sampai saat ini.

"Terkadang secara manusia saya merasa tidak sanggup karena begitu banyaknya beban hidup yang harus saya tanggung. Saya selalu berdoa kepada Tuhan dengan mengajak anak-anaknya untuk setia beribadah kepada Tuhan dan selalu berdoa." Ungkap Dinaros

Puji Tuhan sedikit-demi sedikit usahanya mulai berkembang dan akhirnya ia membuat sebuah warung kelontong kecil di depan rumahnya yang merupakan sumber penghasilannya saat ini. Pada masa Pandemi bulan september 2020 yang lalu OBI membantu warung tersebut agar berkembang dengan memberikan bantuan modal usaha berupa barang-barang warung kelontong sehingga sampai saat ini warung Ibu Dina masih tetap berjalan dengan baik.

Dinaros sangat bersyukur karena walaupun ia hanya seorang single parent namun anak-anaknya sampai hari ini masih bersekolah dan tidak ada yang putus sekolah.

"Saya sangat bersyukur karena kelima anak saya bisa sekolah semua, bahkan mereka sangat prihatin sehingga mereka rajin belajar dan pintar, yang paling besar sudah kuliah. OBI juga sangat membantu kehidupan kami selain ke tiga anak saya bisa mendapatkan pendidikan usia dini secara gratis, OBI juga sangat membantu sewaktu alm. suami saya sakit, sungguh sangat meringankan beban hidup saya, mulai mengantar berobat ke rumah sakit serta bolak-balik menemani ke rumah sakit sampai suami saya tidak ada lagi. Waktu itu anak saya yang paling bungsu baru berusia satu setengah tahun, saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena telah mengirim guru-guru dari OBI dengan memberikan semangat dukungan, motivasi, dan doa yang membuat saya sampai hari ini kuat dan semangat. Dan OBI juga sangat membantu dengan memberikan bantuan modal usaha untuk warung kelontong kami, satu-satunya tempat usaha kami mencari nafkah. Terima Kasih OBI," tutur Dinaros.

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html