Minimnya Pendidikan Bagi Anak-anak Prasejahtera

  • 2021-06-09
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 48
Foto: OBI

Pada dasarnya semua orang berhak mendapatkan pendidikan tanpa memandang status sosialnya.

Pendidikan merupakan sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi semua orang. Karena sebuah bangsa dapat dikatakan maju jika memiliki kualitas pendidikan yang bermutu. Namun faktanya di Indonesia sendiri masih minim sekali pendidikan bagi orang-orang prasejahtera, karena mereka lebih memilih mengutamakan biaya hidupnya dibanding biaya pendidikan. Maka banyak sekali anak-anak dari keluarga prasejahtera yang putus sekolah karena membantu orang tuanya untuk mencari penghasilan untuk kebutuhan keluarganya. 

Permasalahan pendidikan di Indonesia yang berikutnya merupakan kurangnya bahan belajar mengajar seperti buku pelajaran, lembar latihan, atau tidak adanya perpustakaan. Dan sudah seharusnya bantuan berupa bahan belajar diberikan kepada daerah-daerah dengan mayoritas penduduk prasejahtera. Guru pun sebaliknya, mereka membutuhkan bahan mengajar yang sesuai dengan kurikulum yang sedang berlaku, jika tidak maka kegiatan belajar akan menjadi kurang maksimal.

Seiring dengan mengikuti arus global yang semakin cepat pendidikan memberikan dampak yang besar bagi setiap masyarakat. Semakin tinggi tingkat pendidikan yang disediakan maka akan membawa pengaruh pada rakyat prasejahtera untuk merasakan kualitas pendidikan karena semakin tingginya pendidikan maka biayanya juga akan semakin mahal. Pada dasarnya semua orang berhak mendapatkan pendidikan tanpa memandang status sosialnya.

Kehadiran program OBI sebagai penyedia pendidikan bagi anak-anak prasejahtera sudah menjangkau banyak daerah. Bahkan Sekolah OBI gratis sudah dapat dirasakan oleh anak-anak prasejahtera di Tanah Merah, Jakarta utara, dengan adanya sekolah OBI mereka bisa belajar selayaknya anak-anak pada usianya. 

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html