Perubahan Besar Di Keluarga Arthur Berkat Program OBI

  • 2021-06-09
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 74
Foto: OBI

Tiada henti ucapan terimakasih yang dituturkan oleh pihak keluarga kepada Yayasan OBI.

Arthur (9 thn) adalah anak pertama dari dua bersaudara, ia tumbuh di keluarga yang sederhana. Ayahnya membuka usaha kantin kecil-kecilan di salah satu perkantoran di Gunungsitoli, sedangkan ibunya bekerja sebagai guru honorer yang mengajar di sekolah PAUD.

Setiap hari, Arthur banyak menghabiskan waktu di rumah atau bermain dengan beberapa teman di sekitar rumahnya. Ia merupakan anak yang tidak terlalu banyak bicara dan lebih senang berdiam diri. Arthur hanya akan banyak bicara kepada teman atau keluarga yang sudah sangat akrab dengannya. Hal yang sama juga sering terjadi di sekolah, ia hanya akan tertawa terbahak-bahak jika sedang bermain dengan sahabat dekatnya saja. Berdasarkan kesaksian dari orangtua, kebiasaan Arthur ini memang sudah terjadi sejak ia kecil. Ia memerlukan waktu yang sangat lama untuk mengakrabkan diri dengan orang-orang di sekitarnya. Orangtuanya sangat mengerti keadaan Arthur dan tidak memaksakan Arthur berbaur dengan cepat kepada banyak orang.

Setelah hampir 5 bulan sudah mengikuti HDME (Holistic Discipleship Making Ecosystem) di Sekolah OBI, Arthur banyak mengalami perubahan. Sebelumnya ia dikenal sangat pendiam, kini sudah mulai bisa membuka diri dengan orang lain. Tak jarang, guru sering melihat Arthur becanda, tertawa, dan ngobrol santai dengan teman-teman selain sahabatnya. Ia juga bisa memulai pembicaraan tanpa menunggu orang lain berbicara terlebih dahulu. Arthur perlahan-lahan sudah mulai bisa mengatasi kendala yang ia alami selama ini. Kedua orangtua Arthur sangat mensyukuri perubahan tersebut. Mereka tidak lagi terlalu khawatir kepada Arthur. “Kami sebagai orangtua sangat bersyukur karena adanya program HDME ini. Kami bisa melihat perubahan yang baik dari diri Arthur dan juga di dalam keluarga kecil kami,” ucap ayah Arthur ketika dikunjungi di kediamannya. 

Salah satu kegiatan HDME yang dilakukan keluarga adalah melaksanakan komsel setiap Minggu. Pelaksanaan komsel ini membuat mereka ‘wajib’ menyediakan waktu untuk berkumpul dan merenungkan Firman Tuhan.  Keluarga kecil yang dulunya hanya sekedar berdoa bersama setiap malam, akhir mulai  sama-sama belajar Firman dan saling sharing satu sama lain. Pemahaman akan Firman Tuhan juga semakin dalam karena dibantu oleh bahan komsel yang diberikan dari pihak sekolah. 

Tiada henti ucapan terimakasih yang dituturkan oleh pihak keluarga kepada sekolah dan Yayasan OBI. Apalagi dengan adanya kegiatan  pemeliharaan lele dan penanaman sayur-sayuran, membuka wawasan orangtua untuk mulai mencoba usaha di bidang pertanian. “Kami berencana untuk melanjutkan usaha penanaman sayur-sayuran ini. Setidaknya hasil panen bisa dikonsumsi atau dijual kepada tetangga di sekitar rumah”, ucap ayah Arthur.

“Tidak ada balasan dari kami untuk setiap kebaikan dan perhatian yang telah diberikan Yayasan OBI Nias kepada kami sekeluarga,” lanjut ayahnya dengan wajah sukacita dan penuh ketulusan.

 

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html