Callista Belajar Menjadi Kakak yang Baik Untuk Adik-adiknya

  • 2021-06-07
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 56
Foto: OBI

Callista sadar bahwa sebenarnya sabar itu adalah sesuatu hal yang menyenangkan.

Callista merupakan murid yang rajin dan tekun dalam belajar. Ia juga merupakan murid yang disenangi oleh teman-temannya. Callista juga merupakan murid yang pintar secara akademik, ia sering mendapat nilai yang memuaskan ketika menyelesaikan tugas yang diberikan. Callista adalah anak pertama dari tiga bersaudara, ia mempunya adik yang masih kecil. Ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan dan ibunya sebagai ibu rumah tangga. Keseharian Callista selama di rumah yaitu belajar dan bermain bersama adik-adiknya. Namun, ketika Callista berada di rumah, ia mengakui bahwa terkadang ia melawan orangtua ketika disuruh. Callista juga masih sering bertengkar dengan adiknya yang masih TK. Adiknya sering meminta Callista untuk mengerjakan PRnya, namun Callista menolak karena ia tahu bahwa hal itu merupakan tanggung jawab adiknya untuk menyelesaikan tugasnya. Akhirnya adiknya memukulnya dan terkadang Callista membalasnya.

Setelah menonton video Superbook yang berjudul Daud dan Saul. Callista merasa disadarkan kembali bahwa sikapnya terhadap orangtua dan adiknya salah. Callista belajar dari tokoh Daud untuk tetap sabar sekalipun orang disekitarnya menyakiti kita. Tidak langsung mengambil keputusan yang salah ketika keadaan hati sedang tidak baik. Terlebih dahulu meminta hikmat dari Tuhan untuk berespon dengan benar terhadap sesuatu hal yang tidak sesuai dengan kita. 

Guru juga memberikan pemahaman kepada Callista bahwa tindakan yang ia lakukan merupakan hal yang salah. Sebagai seorang anak di dalam rumah Callista harus taat terhadap orangtua seperti yang ia lakukan di sekolah, serta menjadi kakak yang baik untuk adiknya yaitu ketika adiknya memukulnya ia harus bersikap sabar dan memberikan pengertian kepada adiknya bukan malah membalas memukulnya. Callista sadar bahwa sebenarnya sabar itu adalah sesuatu hal yang menyenangkan. Ketika kita sabar, kita akan mampu merespon dengan benar. Seperti Tuhan yang selalu sabar terhadap manusia, sekalipun manusia selalu melanggar perintah Tuhan. Tetapi Tuhan tetap mengasihi manusia. Callista mau belajar untuk sabar seperti Tuhan Yesus karena Callista anak Tuhan Yesus. Ia juga berjanji mau taat kepada orangtua dan mau memaafkan adiknya ketika dia dipukul.  

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html