Putus Asa dan Hampir Bunuh Diri, Umar Bertemu Sekolah PKBM OBI

  • 2021-06-04
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 166
Foto: OBI

Umar bahkan menjalani kerasnya kehidupan dengan menjadi pencuri dan pencopet sampai akhirnya ia tertangkap oleh Satpol PP.

Tidak ada seorang pun yang mau dilahirkan dalam keluarga yang keras dan miskin. Begitu juga dengan Muhammad Umar. Dia tidak bisa memilih untuk menikmati masa kecilnya dengan bersenang-senang. Sejak umur 5 tahun Umar sudah mulai mengamen. Hidup di lingkungan yang buruk membuat hidupnya lebih sengsara.

Pada suatu hari dalam perjalanan pulang ke rumah setelah usai ngamen, Umar diberi minuman keras secara paksa oleh saudaranya yang membuatnya mabuk. Sampai di rumah, ayahnya mencium bau minuman keras dari tubuh Umar yang membuatnya dihajar habis-habisan sampai ia harus menjalani operasi di rumah sakit.

Setelah Umar sembuh, ia kabur dari rumah dan tinggal di rumah temannya. Untuk menutupi kebutuhannya, Umar bekerja sebagai kusir delman. Dua tahun lamanya Umar menjalani hidup seperti itu sampai akhirnya ia memutuskan kembali ke rumah. Dan lagi-lagi ayahnya memukulinya dengan kejam sampai ia hampir mati, hingga Umar harus melarikan diri lagi.

Di pelariannya yang kedua ini Umar tidak saja menjadi pengamen, ia bahkan menjalani kerasnya kehidupan dengan menjadi pencuri dan pencopet sampai akhirnya ia tertangkap basah oleh Satpol PP.

Ketakutan dan putus asa dengan hidupnya yang selalu dalam masalah, Umar berniat bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan, namun ketika Umar mendengar ibunya menangis, ia mengurungkan niatnya.

Sekarang Umar sudah berusia 13 tahun. Sekarang ia sudah duduk di kelas 5 Paket A di PKBM OBI Tanah Merah. Berkat dukungan para Mitra OBI, dia bisa mendapatkan hak dasarnya untuk mengenyam pendidikan dasar. Dan dari sinilah hidupnya mulai perlahan-lahan berubah. Oleh guru-guru di PKBM OBI, Umar diajarkan untuk mengampuni kedua orang tuanya, meninggalkan kebiasaan buruk pada masa lalunya dan untuk fokus belajar. Semoga jalan hidupnya bisa terus lurus dan suatu hari nanti ia bisa mencapai apa yang menjadi cita-citanya  menjadi seorang polisi. 

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html