Sangat membanggakan...Dodol Durian Karya Tangan Saya, Diminati

Show English Version

  • 2013-06-05
  • Author : Delfi Gultom
  • Views : 2143
Sangat membanggakan...Dodol Durian Karya Tangan Saya, Diminati

"Lewat pelatihan Program Teknologi Tepat Guna yang dilaksanakan OBI, sekarang saya terinspirasi dan termotivasi untuk memulai usaha. Salah satunya, dengan membuat dodol dan keripik durian. Suami saya sangat mendukung saya ikut dalam pelatihan ini. Saya ya

Timeria Harefa (31) adalah salah seorang peserta program TTG OBI di Nias. Ibu dari satu anak ini memutuskan untuk ikut dalam program TTG karena ingin memiliki keterampilan, agar bisa membantu perekonomian keluarganya. “Suami saya bekerja sebagai pelayan di sebuah gereja dengan penghasilan yang sangat kecil, Rp.50.000- Rp.200.000 setiap bulannya. Saya tidak mau berkeluh kesah dengan keadaan ini dan berpikir agar bisa membantu suami menopang perekonomian keluarga. Keterampilan yang saya punya hanya menjahit dan dengan mesin jahit hasil pinjaman dari tetangga, saya memulai mencari uang sebagai penjahit. Tapi tidak selalu ada jahitan yang bisa saya kerjakan dan akhirnya usaha ini tidak berjalan baik. Keinginan saya hanya satu...ingin membantu suami. Akhirnya, saya coba untuk menjual makanan ringan yakni kacang manis pedas dan menitipkannya ke warung-warung. Tetap saja usaha saya tidak berjalan baik. Bingung mau usaha apa lagi karena hanya dua hal itu yang saya bisa lakukan. Hingga akhirnya, saya mendengar tentang program TTG OBI. Tanpa pikir panjang, saya ikut program ini.”

Ya, program TTG akhirnya mengubah hidup Timeria dan keluarganya. Semangat dan ketekunannya mengikuti pelatihan, memberikannya banyak pengetahuan baru. Berbagai keterampilan mengelolah hasil alam di Nias diajarkan, disertai praktek dan pendampingan. “Dalam program TTG, kami tidak hanya diberikan teori. Materi pengolahan setiap produk disampaikan dengan sangat jelas disertai praktek dan pendampingan, sehingga kami tidak ragu-ragu untuk membuat dan menjual produk yang kami hasilkan. Sekarang, saya sudah bisa membuat dodol durian dan menghasilkan uang dengan menjual dodol durian hasil produksi tangan saya. Sangat membanggakan, karena sekarang banyak tetangga yang memesan dodol durian dari saya. Saya bersyukur bisa bertemu OBI dan ambil bagian dalam program TTG. Saya berdoa agar bisa membuka usaha sendiri jika nanti punya modal yang cukup.”

Lewat program TTG, OBI ingin memberikan masa depan yang baru bagi masyarakat Nias. Mereka diberikan kail dan bukan ikan, agar dimanapun kelak mereka berada mampu memenuhi memenuhi kebutuhannya lewat kreatifitas yang dimiliki.

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html