Menjadi Anak yang Baik Setelah Masuk Sekolah OBI

  • 2021-03-23
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 334
Foto: OBI

Karakter Lia berubah menjadi lebih baik, terutama sikapnya kepada ibunya.

“Namaku Lia Amelia, aku berusia 13 tahun. Ayahku telah meninggal sejak aku duduk di kelas 3 SD, aku dibesarkan oleh nenek sampai aku lulus SD. Setelah itu, aku pindah ke Jakarta bersama dengan ibu. Ibuku mencukupkan kebutuhan hariankuku dan ketiga saudaraku dengan menjual gorengan seperti pastel, bakwan, tempe dan juga roti-roti. Waktu berjalan dan aku semakin beranjak remaja tanpa sosok seorang ayah yang membimbing dan mendampingiku. 

Aku sudah bergabung di sekolah OBI selama 1 tahun 6 bulan. Aku termasuk orang yang pendiam dan tidak banyak bicara. Aku sangat susah bergaul dengan orang lain. Tetapi dengan berjalannya waktu, aku mulai dekat dengan semua teman yang ada di dalam kelas, sebab mereka tidak pernah membeda-bedakan. Sekalipun aku orangnya pendiam, tetapi aku seringkali melawan dan membantah serta susah kalau dimintai bantuan oleh ibuku di rumah. Tetapi akhirnya aku sadar dan semakin paham bahwa apa yang aku lakukan tersebut tidak baik dan menyakiti hati ibuku. 

Sejak belajar di OBI, aku sering dinasihati dan dibimbing untuk menjadi lebih baik. Contohnya semua guru tidak pernah memberikan perbedaan kepada kami siswa-siswi yang ada dalam kelas. Selalu membimbing kami semua bersama-sama, kalau ada yang salah pasti ditegur dan dinasehati. Pelajaran yang sangat berharga bagiku adalah waktu kami diajar tentang “Saling menghargai” satu sama lain. Aku menyadari bahwa sering kali menyakiti hati ibuku dan tidak mengahargainya sebagai orangtua, Aku suka melawan dan membantahnya. Dari sinilah, aku mencoba untuk berubah dan menjadi anak yang patuh dan taat kepada ibuku, serta mendengarkan nasehatnya demi kebaikanku.

Aku sangat beruntung belajar di OBI, karena setiap hari kami selalu dimotivasi terlebih dahulu sebelum kami memulai aktifitas belajar. Aku akan terus berusaha untuk memperbaiki hal-hal yang tidak baik dalam diriku agar menjadi lebih baik lagi. Aku bercita-cita ingin menjadi pramugari, semoga Tuhan mengabulkan doaku. Terima kasih untuk guru-guruku yang telah membimbing, menasehati dan mendoakanku. Tuhan kiranya memberkati kalian semua,” cerita Lia sambil mengucap syukur.

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html