Bisa Membaca Setelah Ditampung di Shelter House OBI

  • 2021-03-04
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 503
Foto: OBI

Mulanya mengenal huruf saja Renjani merasa sangat kesulitan, sungguh luar biasa perubahan karakter dan kemampuannya.

Renjani saat ini usianya 7 tahun dan duduk di kelas 1 SD. Sejak usia 5 tahun, 2 kali dalam seminggu ia mengikuti kegiatan bimbingan belajar di shelter house OBI, awalnya  karena mengikuti kakaknya. Sekitar selama 6 bulan, ia harus selalu ditemani ibunya saat belajar, jika ditinggal ia akan menangis dan minta pulang. Sering kali ibunya sampai tidak bisa mengerjakan pekerjaannya karena harus menemani Renjani di shelter house OBI ini. 

Di shelter house OBI ini ada 30 anak lainnya yang belajar bersama Renjani sepulang sekolah. Mereka berkumpul seminggu 2 kali mulai pukul 2 - 3 siang. Mata pelajaran tambahan yang diberikan dari baca, tulis dan hitung (calistung) dan untuk anak yang lebih besar ada juga belajar main gitar. Tempat ini sengaja dibuat oleh OBI sebagai tempat bimbingan belajar (semacam tempat les) untuk anak-anak yang berada di lokasi pembuangan sampah akhir di Tanah Merah. Tujuan dari shelter house ini adalah agar anak-anak yang tinggal di sekitar pembuangan sampah ini sepulang sekolah bisa mendapatkan pendidikan tambahan dan tidak bermain di tempat pembuangan sampah. 

Orang tua Renjani sehari-hari berjualan nasi uduk sederhana di depan rumah yang mereka sewa di daerah Tanah Merah. Karena harus menemani Renjani yang sedang belajar, terpaksa ibunya harus menutup sementara warungnya.

Setelah sekian lama mengikuti bimbingan belajar, ditambah lagi kegiatan belajar di sekolah, Renjani mulai mengalami perubahan. Perlahan ia tidak menangis lagi saat ditinggal ibunya hingga saat ini Renjani bisa mandiri. Saat ini ia sudah bisa belajar sendiri tanpa bergantung pada ibunya. Mulanya Renjani tidak bisa membaca, walaupun sebelumnya dia pernah belajar di PAUD, ia tidak mengenal huruf sama sekali. Selama mengikuti bimbingan belajar, perlahan ia bisa membaca, menulis, menjumlahkan bilangan, bahkan lebih pintar dari kakaknya yang sekarang kelas 3 SD. Ia juga sering membantu kakaknya mengerjakan PR dari sekolah agar cepat selesai dan ingin bermain.

Di rumah kalau tidak ada tugas dari sekolah, Renjani menemani ibunya jualan. Walaupun umurnya masih anak-anak, tetapi sekarang ia bisa berpikir panjang dan lebih dewasa. Orangtuanya sangat bersyukur karena perubahan yang dialami Renjani sangat luar biasa. 

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html