Guru PAUD OBI Mengunjungi 7 Keluarga Untuk Baksos

  • 2020-11-16
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 64
Foto: OBI

Masa pandemi sangatlah sulit bagi banyak keluarga di Tanhah Merah, Jakarta Utara.

Pada bulan oktober lalu ada 7 keluarga siswa yang dilayani oleh para guru PAUD untuk dikunjungi diantaranya adalah:

Keluarga dari Faiz
Selama Pandemic Covid19 ini, keluarga dari Faiz sempat meutuskan pindah ke kampung dikarenakan pekerjaan ayahnya tidak lancar. Dan baru dibulan September 2020, mereka kembali ke Jakarta dan untuk makan sehari-hari masih belum cukup karena ayahnya baru memulai kembali bekerja sebagai ojek online.

Keluarga Shio
Dengan adanya keputusan PSBB di Jakarta, membuat keluarga Shio terkena imbasnya, khususnya dalam mata pencaharian ayahnya yang hanya sebagai supir angkot, karena saat ini jam operasional angkutan umum beserta unitnya jadi dibatasi otomatis membuat pendapatan ayahnya menjadi berkurang.

Keluarga Maureen
Keluarga dari Maureen saat ini tinggal menumpang dirumah kakek dan nenek mereka. Selama Pandemi ini ayah mereka sudah tidak punya penghasilan lagi, sebelumnya bekerja sebagai supir taxi online. Dan untuk tetap bisa menafkahi keluarganya, Ayah Mauren memutuskan untuk mencoba merantau mencari pekerjaan ke Kalimantan. Anak dan istrinya dititipkan kepada orang tuanya.

Keluarga M. Zaky
Zaky yang tinggal bersama keluarganya sering diajak ibunya ketempat kerja, sementara ayahnya tetap dirumah menjaga adiknya Zaky. Dikarenakan Corona ini, ayahnya jarang sekali mendapat panggilan pekerjaan sebagai buruh bangunan. Dan akhirnya ibunya mengambil beban untuk bekerja sebagai buruh cuci demi menafkahi keluarganya.

Keluarga Nowel
Ayahnya Nowel adalah seorang teknisi disalah satu provider yang juga mengalami dampak dari pandemi Covid-19 ini. Satu minggu hanya boleh masuk bekerja 2x. Oleh karena itu, saat ini ibunya, Nowel dan adiknya memutuskan untuk sementara tinggal di kampung.

Keluarga Jhordan
Ayahnya sudah 3 bulan dirumahkan yang sebelumnnya bekerja sebagai buruh pabrik keramik. Namun semenjak Pandemi dari pabrik memutuskan untuk merumahkan beberapa karyawan, salah satunya adalah ayahnya Jhordan. Dan uang tabungan yang ada sudah berkurang untuk biaya makan sehari-hari, bahkan uang sewa kontrak rumah pun masih menunggak 1 bulan.

Keluarga Ocan
Saat ini Ocan tinggal dengan ayah dan kakak-kakaknya dikarenakan sudah 1 bulan setengah ibunya pergi meninggalkan mereka. Sebelum ibunya pergi, ibunya bertengkar dengan ayahnya mengenai permasalahan ekonomi yang semakin kekurangan. Sementara ayahnya tidak mau mencari pekerjaan sampingan yang lain.

Keluarga ini dikunjungi untuk diberikan bantuan dan diberikan konseling. Terima kasih Mitra OBI, telah membantu kelangsungan hidup sebagian masyarakat prasejahtera di Tanah Merah, Jakarta Utara.

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html