#LoveInAction: Makan Sehari-hari Dibantu Seadanya Oleh Tetangga

  • 2020-06-25
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 79
Foto: OBI

Menjadi seorang janda beranak dua dan kehilangan penghasilan di masa pandemi terpaksa harus dijalaninya.

Ibu Tatik adalah seorang janda yang ditinggalkan oleh suaminya sejak anak-anaknya masih kecil. Ia tinggal bersama kedua anaknya di Blitar, anak pertama perempuan bernama Mika usia 16 tahun. Mika mengalami keterbelakangan mental dan akhirnya hanya bersekolah sampai kelas 2 SD. Sedangkan anaknya yang kedua bernama Yehezkiel berusia 12 tahun, ia seorang anak yang rajin dan Yehezkiel ini yang menjadi penyemangat untuk Ibu Tatik. Untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama kedua anaknya, ia bekerja sebagai tukang pijat dan itu yang menjadi tumpuan hidup keluarganya. Dalam Sehari 1-2 orang yang menggunakan jasa pijatnya, ia mendapat penghasilan 20 ribu - 25 ribu/orang. Kadang juga tidak ada penghasilan dalam sehari.

Semenjak pandemi covid-19 pemasukan sulit didapatkan karena dalam seminggu belum tentu ada orang yang pijat dengannya. Bahkan untuk makan dibantu oleh tetangganya.  Saat kami datang memberikan paket #LoveInAction Ibu Tatik sangat bersyukur dan dengan mata yang berkaca-kaca ia mengucapkan terima kasih banyak buat CBN yang sangat peduli dengan keadaan yang sedang dialami. Sehingga keperluannya bisa tercukupi untuk beberapa waktu ke depan.

Terima kasih untuk dukungan Mitra OBI dalam kegiatan #LoveInAction, Anda telah membantu Ibu Tatik untuk mendapatkan bantuan paket peduli yang berisi sembako. Semoga Anda senantiasa sehat dimanapun Anda berada agar tetap dapat menolong orang lain.

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html