Bersama PT.Omron, 12 Siswa PKBM Paket A Menerima Ijasah Kelulusan

Show English Version

  • 2013-05-29
  • Author : Alekcander Sigalingging
  • Views : 1973
Bersama PT.Omron, 12 Siswa PKBM Paket A Menerima Ijasah Kelulusan

"Pada dasarnya, ketika Tuhan menciptakan manusia semuanya sungguh amat baik. Jadi tidak ada manusia yang bodoh. Begitu juga dengan siswa-siswi Paket A di PKBM Tanah Merah ini," ungkap Bobby Gafur, selaku kepala sekolah di PKBM OBI.

Kamis, 23 Mei 2013, tepatnya pukul 13.30 WIB, PKBM OBI kembali meluluskan siswa-siswi paket A. Mulanya, ada dua puluh anak yang bergabung ketika PKBM paket A ini dibuka pada Juli 2011. Disiplin ilmu, pembentukan karakter dan mental yang kuat membuat dua belas anak saja yang akhirnya menginjakan kakinya di ‘garis finish’. Akhirnya, hanya dua belas siswa yang lulus dalam ujian nasional Paket A .

Adalah Haikal, salah satu siswa yang lulus dalam program Paket A. Jika dilihat kebelakang, perjuangannya menggenggam ijasah kelulusan sangat berat. Perseteruan kedua orang tuanya membuat kondisi keluarga berantakan dan Haikal harus putus sekolah, saat ia menduduki kelas 2 di SD Kebun Bawang, Tanjung Priok (2008). “Saya merasa sangat bersalah dengan kondisi Haikal saat itu. Seharusnya pendidikannya tidak berhenti karena pertengkaran kami,” ungkap Siti Rahma, ibu dari Haikal.

Namun, informasi yang ia peroleh dari tetangga tentang PKBM (Pusat Kegiatan Belajar-Mengajar) yang diselenggarakan PT. Omron dan OBI, membuat keadaan berubah. “Semula saya ragu dengan PKBM ini yang bernuasa Kristiani, sedangkan kami muslim. Akan tetapi, saya tak mau ambil resiko lagi dengan berpikir yang sempit tentang kepercayaan yang dapat merugikan kami. Saya tetap menitipkan Haikal di PKBM OBI dan Haikal bisa melanjutkan sekolahnya.” Siti Rahma.

Di PKBM OBI, Haikal melanjutkan pendidikan yang tidak kalah dari sekolahnya terdahulu. "Di tempat ini lebih istimewah, karena para pengajarnya tak kenal lelah untuk membuat kami paham dengan pelajaran yang disampaikan. Selain itu, motivasi dari para pengajar membuat kami jadi semangat dan ingin tahu lebih dalam tentang dunia pendidikan yang begitu menyenangkan." Ungkap Haikal, sesaat setelah acara kelulusan usai.

Acara kelulusan siswa-siswi PKBM Program Paket A hari itu terasa istimewa dengan kehadiran Louis Lui (Vice President Omron Asia Pacific), Noriaki Nakamichi (President Omron Asia Pacific Pte Ltd), PT.Omron (Indonesia) dan Non Rawung (ketua Yayasan Obor Berkat Indonesia). Ijasah kelulusan siswa diserahkan langsung oleh Louis Lui kepada 12 siswa dan juga bingkisan berupa tas sekolah sebagai hadiah untuk siswa-siswi yang lulus dalam ujian tahun ini.

"Bagi saya, hari ini merupakan hari yang sangat spesial karena dapat bertemu dengan anak-anak. Saya bisa melihat anak-anak ditempat ini bahagia dan mendapatkan pendidikan yang baik. Harapan kami, anak-anak Indonesia ditempat ini mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi sukses dimasa depan menjadi guru, dokter, teknisi atau hidup mandiri." Louis Lui, diakhir acara kelulusan siswa paket A PKBM OBI, Tanah Merah, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tags : Education
Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html