Menggapai Harapan Bersama Komunitas Budidaya Rumput Laut di Desa Tablolong

  • 2023-01-11
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 185
Foto: OBI

Sempat kecewa dan kehilangan harapan, tapi Tuhan menjawab setiap doa kami.

Budidaya rumput laut telah belasan tahun menjadi mata pencaharian masyarakat desa Tablolong, di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sampai akhirnya di April 2021 lalu, badai seroja menghantam desa Tablolong dan merusak semua rumput laut yang dibudidayakan oleh para warga. Bapak Kornelius Yorim adalah salah satu warga yang bermata pencaharian sebagai petani rumput laut di desa Tablolong, ia merasa sangat kecewa dan hilang harapan.

"Ketika datang Seroja itu, kami seperti diluluh-lantahkan semua milik kami yang ada di laut. Jujur bahwa kami petani rumput laut sangat kecewa. Tidak ada harapan lagi, karena semua rumput laut kami ditelan oleh seroja," tutur Pak Yorim.

Kehilangan satu-satunya mata pencahariannya, Bapak Yorim bergumul untuk bisa memenuhi kebutuhan istri dan ketiga anaknya yang masih bersekolah. Sejak saat itu, ia tidak memiliki pekerjaan, karena tidak bisa menggangtungkan lagi kehidupannya pada rumput laut. Terhitung dari April sampai Desember 2021 ia dan para petani lain di desanya tidak punya penghasilan tetap. Bahkan untuk jajan anak-anak ke sekolah, uang bensin untuk antar anak sekolah sangat susah.

Di bulan Mei 2022, OBI melalui komunitas lokal di Desa Tablolong bergerak memberikan bantuan benih rumput laut sebanyak 1 ton kepada 1 kelompok tani yang terdiri dari 10 keluarga. Kemudian, Bapak Yorim terpilih untuk menjadi pemimpin kelompok tani di desa Tablolong.

"Bantuan OBI seperti jawaban dari doa-doa kami. Dari kelompok yang dibentuk OBI, kami tetap ada dalam pergumulan bersama dengan koordinator dan fasilitator via zoom dan telefon. Kami mulai bergerak dengan bibit dari OBI dengan 20 long line." Jelasnya.

Ibu Tri salah satu petani yang mendapatkan bibit rumput laut juga turut bersyukur dengan adanya pemberian bibit rumput laut di desanya, "Saya bersyukur karena ternyata lewat doa ada jawaban. Walau jujur di September sampai Oktober panas airnya, jadi perkembangan kurang bagus. Tetapi setidaknya ada bantuan buat kita yang kesusahan. Jadi dari bantuan yg kami terima, masih terus kami bekerja."

Segala doa dan kerja keras yang dilakukan membuahkan hasil. Pada Oktober 2022 lalu, tim OBI mendapatkan kesempatan terjun langsung dalam panen rumput laut pertama di desa Tablolong. Hasil yang didapatkan dari panen sangat memuaskan.

Terima kasih para Mitra, berkat dukungan Anda keluarga-keluarga di desa Tablolong dapat kembali menemukan harapan dan masa depan mereka kembali. Tuhan memberkati!

Share this article :
https://www.oborberkat.com/patner/donation.html