Kebun Sayur Untuk Anak-anakku

"Omuso siai dodogu me urongo me lawaõ khõma moroi ba OBI waso program wananõ sinanõ ba kabu soguna ba ndraono khõma, enaõ lõ mofõkhõ ba afuo ira dania. Ma’andrõ saohagõlõ khõ OBI-Tango, meno la tolo ndra’aga ba wofamaha’ õ ndra’aga niha mbanua." Mama Samuel Clipton Gea.

Kebun Keluarga Untuk Keluarga Sehat

"Saya sangat senang ketika diberitahukan kepada kami dari Obor Berkat Indonesia, bahwa ada program menanam sayur-sayuran di kebun untuk keperluan anak-anak kami, supaya anak-anak kami tidak sakit dan kurus. Kami mengucapkan terimakasih kepada OBI & Tango,

Sangat membanggakan...Dodol Durian Karya Tangan Saya, Diminati

"Lewat pelatihan Program Teknologi Tepat Guna yang dilaksanakan OBI, sekarang saya terinspirasi dan termotivasi untuk memulai usaha. Salah satunya, dengan membuat dodol dan keripik durian. Suami saya sangat mendukung saya ikut dalam pelatihan ini. Saya ya

Program TTG Nias Dimulai

"Lewat program TTG, kami memberi keterampilan dan pelatihan kepada masyarakat dan membentuk kelompok usaha bagi para ibu-ibu. Kelompok-kelompok ini akan diberikan pelatihan dan pendampingan hingga kelompok tersebut dapat berwirausaha dan memasarkan produk

5 Tahun di Desa Koko NTT adalah Pilihan Terbaik

Dusun Koko sangat terpencil. Rumah-rumah penduduk sangat sederhana dan tidak ada sarana MCK di sana. Masyarakatnya hidup dari hasil hutan dan bertani. Mereka jauh dari peradapan kota dan terpuruk dalam keterbatasannya. Itulah desa Koko yang kami temukan d

25 Keluarga Pasien Gizi Buruk & Program Pemberdayaan Masyarakat

Menolong anak-anak penderita gizi kurang/gizi buruk di Nias yang telah dinyatakan sembuh, berlanjut ke Program Tango Peduli Gizi II (2011-2012). Ancaman gizi buruk tidak lantas menjauh dari kehidupan para pasien, karena kondisi ekonomi dan pengetahuan mas

Produksi 'Kolang-Kaling' dusun Koko dipasarkan

Warga dusun Koko patut berbangga. Unit usaha masyarakat ‘Jari Laing’ berhasil memproduksi 195 kg kolang kaling, dan dipasarkan di wilayah perkotaan di Ruteng. Dibulan puasa, sejumlah 14 orang anggota ‘Jari Laing’ yang terdiri dari ibu-ibu dan kaum wanita

Program Pertanian & Peternakan

Bencana tsunami yang melanda Nias 2004 dan gempa tahun 2005 yang membawa OBI ke pulau itu. Masih segar dalam ingatan, bantuan awal yang OBI bawa adalah bantuan medis dan makanan untuk para korban. Hingga akhirnya, OBI memilih tinggal lebih lama dan menjal

https://www.oborberkat.com/patner/donation.html