Air Bersih untuk Penduduk Desa Bandarjo

  • 2019-04-23
  • Author : Anastasia Aprita Lusi Ekanaru
  • Views : 285
Foto: OBI

Desa Bandarjo terletak di kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Letaknya tidak jauh dari jalan utama dan dekat dengan area perkebunan, namun sumber air bersih masih cukup sulit didapatkan. Meskipun beberapa penduduk desa memiliki sumur sendiri, tetapi air sumur yang dihasilkan kurang baik, berwarna kekuningan dan berbau. Sumur yang digunakan para penduduk desa hanya memiliki kedalaman sekitar 6- 8 meter. Penduduk desa biasanya menggunakan air sumur mereka hanya untuk mencuci dan mandi, karena mereka tidak dapat mengonsumsi air sumur tersebut. Untuk kebutuhan air minum dan memasak, para penduduk desa terpaksa harus membeli air bersih.

Mayoritas penduduk desa Bandarjo berprofesi sebagai karyawan pabrik dan rata-rata dari mereka tergolong sebagai penduduk dengan ekonomi menengah kebawah. Kondisi rumah mereka juga cukup sederhana. Disekitar rumah penduduk desa terdapat beberapa kolam ikan yang menyebabkan bau kurang sedap. Sarana pendidikan dan kesehatan juga letaknya tidak jauh dari rumah penduduk, sehingga mudah untuk dijangkau. Mayoritas kepercayaan penduduk desa Bandarjo beragama Islam dan ada beberapa penduduk yang beragama kristen. Walaupun berbeda kepercayaan, namun toleransi beragama di desa Bandarjo sangat baik.

Mengatasi permasalahan kurangnya air bersih di desa Bandarjo, OBI datang sebagai jawaban dengan membangun sumur bor yang memiliki kedalaman 43 meter, tinggi menara tandon 2 meter dan volume tanki air 2000 liter. Kualitas hasil air sumur bor yang sudah dibangun cukup baik dan bersih, kuantitas air juga cukup untuk memenuhi kebutuhan air di desa Bandarjo. Berikut ungkapan syukur dari beberapa penduduk desa:

 

“Selama ini saya pakai sumur biasa, airnya tidak bagus, tidak bisa dibuat mencuci dan dikonsumsi. Kalau sekarang sudah ada sumur bening dan bisa dikonsumsi.” - Ibu Anik, 45 tahun.

“Air sumur saya tidak bagus, dibuat cuci baju juga tidak bisa, bajunya jadi kotor kalau dicuci pakai air sumur yang dulu. Setelah ada sumur ini semoga airnya lebih baik dari air yang dulu. Terimakasih sudah memberi berkat sumur bor buat kami, semoga Tuhan memberkati selalu!” - Ibu Mei, 45 tahun.

“Saya senang karena sudah ada sumur bor, dulu kalau ambil air lumayan jauh karena saya tidak punya sumur sendiri.” – Ibu Marsinah, 55 tahun.

 

Masih banyak desa-desa di tempat lain yang mengalami kekurangan air bersih dan membutuhkan sumur bor untuk menunjang kehidupan mereka sehari-hari. Jika Anda tergerak untuk menolong mereka bersama dengan OBI, mari bersama-sama bergandengan tangan sebagai Mitra OBI dengan cara mengirimkan WA ke 0818.900.043 ketik OBI # Nama Lengkap # Email.

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.oborberkat.com/patner/donation.html