Rumah Seni OBI & Generasi Pencinta Seni

Show English Version

  • 2013-07-19
  • Author : Delfi Gultom
  • Views : 1649
Rumah Seni OBI & Generasi Pencinta Seni

Seni membuat mereka bahagia. Seni membuat dunia jadi lebih indah.

Seni mengajar mereka untuk menggali kreatifitas dan berkarya. Setelah program Sekolah Seni Ancol, OBI pendidikan menoleh sisi lain dari dunia seni untuk anak-anak asuhnya. Rumah Seni, menjadi satu wadah dimana anak-anak asuh OBI mengenal, belajar dan memelihara warisan budaya bangsanya, yakni seni kerajinan batik dan pernak pernik yang bisa dihasilkan dari batik.

Seni kerajinan Batik dipilih menjadi program terbaru tahun 2013. Program ini lahir dari sebuah pemikiran sederhana, bahwa anak-anak yang OBI asuh harus memiliki keterampilan untuk menata hidup yang lebih baik, agar mereka tidak kembali menjadi anak jalanan.

Sejak 17 Mei 2013, program Rumah Seni OBI di Tanah Merah, Jakarta Utara, resmi dibuka. Sejumlah 20 anak asuh OBI (usia 7-16 tahun) dari PKBM Paket A, B dan C mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan seni batik. Kedepannya, Seni kerajinan batik akan dikembangkan ke program keterampilan menjahit dan sablon. Tujuannya, agar batik yang dihasilkan dapat diolah menjadi berbagai seni kerajinan lain, seperti; dompet, bandana, saputangan dan lainnya. Adapun hasil kerajinan tersebut dapat dijual dan para siswa memiliki mata pencaharian baru.

Di Rumah Seni OBI, kelas seni batik berjalan dari Senin hingga Jumat dan para siswa dibagi dalam empat kelompok. Sebagai langkah awal, anak-anak diperkenalkan tentang sejarah batik, mengenal seni batik hingga melakukan praktek pembuatan batik dengan langkah-langkah: Pembuatan pola, Canting dan Isen (mengisi bagian yang kosong dari pola), Colet (memberi warna pada pola), Pemberian warna dasar, Ngelorot (melepaskan lilin) dan Bilas, hingga terciptalah selembar kain batik karya anak asuh OBI.

“Program ini dibuat untuk mengenalkan batik sebagai seni budaya bangsa pada anak-anak kita. Tujuannya, agar mereka mengenal warisan budaya bangsanya sejak muda dan akan terus menjaga kelestarian budayanya. Lewat program ini, kita akan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak, yang kebetulan berasal dari ekonomi tidak mampu bahkan anak-anak jalanan agar memiliki keterampilan. Di Rumah Seni, mereka akan diajar bagaimana membatik dan mengembangkan hasil batiknya menjadi pernak pernik lain, seperti; dompet, bandana, jepitan rambut dan lainnya. Kita akan membantu mereka bagaimana memasarkan hasil kerajinan tangan tersebut, agar mereka punya penghasilan dan tidak kembali menjadi anak jalanan.” Dwi, koordinator Progam Rumah Seni OBI

Tags : Education
Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.oborberkat.com/patner/donation.html