Fakta dan Mitos HIV AIDS

  • 2017-08-16
  • Author : Monica Arti Wijaya
  • Views : 1168
sumber foto :https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Aids_is_commons_in_Africa.jpeg

Penggunaan NAPZA suntik dan hubungan seksual beresiko berpotensi tertular HIV serta Infeksi Menular Seksual (IMS). Menurut data kumulatif Yayasan Spiritia, jumlah kumulatif HIV & AIDS 1 April 1987 s.d. 31 Desember 2016 yang diketahui mencapai 232.323 (HIV) dan 86.725 (AIDS) dengan jumlah kematian sebanyak 14.608. Jumlah tersebut belum termasuk kasus penderita HIV-AIDS yang tidak terdeteksi.

 

Mitos

Bersih dan cantik pasti bebas penyakit.

Faktanya, sehat atau tidak seseorang hanya bisa dibuktikan melalui pemeriksaan medis dan bukan karena bersih atau cantiknya seseorang.

 

Mitos

Karena sudah merasa kenal dengan pasangan, maka hubungan seksual tanpa kondom dipastikan aman.

Faktanya, kedekatan bukan jaminan bahwa pasangan tidak pernah melakukan hubungan seksual beresiko dengan orang lain yang tidak memiliki HIV / IMS.

 

Mitos

Mengkonsumsi antibiotik sebelum dan sesudah berhubungan seks membuat kita terlindungi dari HIV.

Faktanya, minum antibiotik tidak dapat mencegah atau menyembuhkan HIV.

 

HIV merupakan (Human Immunodeficiency Virus) penyebab AIDS yang melemahkan sistem kekebaan tubuh. Virus ini terdapat dalam darah, cairan sperma dan cairan vagina. AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) merupakan kumpulan dari beberapa gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV.

 

Tes HIV wajib dilakukan jika seseorang pernah berhubungan seks tanpa kondom, berganti-ganti pasangan, pernah terjangkit penyakit kelamin dan pernah memakai narkoba jenis suntik. Tes HIV dilakukan untuk mengetahui adanya virus HIV di dalam tubuh seseorang serta mengetahui status HIV, cara mencegah penularannya, cara hidup dengan HIV AIDS, dan mengetahui terapi ARV untuk menekan jumlah virus dalam tubuh.

 

Apa yang harus dilakukan jika tes HIV positif?

  1. Mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit atau Puskesmas.
  2. Menggunakan kondom saat berhubungan seksual.
  3. Tetap menjaga kesehatan dengan istirahat cukup, makan teratur, hindari alkohol dan narkoba.
  4. Tidak sembarangan mengkonsumsi sembarang obat atau antibiotik.

 

Apa yang harus dilakukan jika tes HIV negatif?

  1. Memakai kondom saat berhubungan seksual.
  2. Tidak berganti-ganti pasangan.
  3. Melakukan pemeriksaan penyakit kelamin setidaknya 2 bulan dalam sekali.
  4. Tidak mengkonsumsi sembarang obat/antibiotik.
  5. Tes ulang 3 bulan kemudian.
Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.oborberkat.com/patner/donation.html