Intraoral Camera: Metode Baru Penyuluhan Gigi OBI

  • 2017-03-07
  • Author : Yuliana Martha Tresia N
  • Views : 1741
foto : obi

Demi edukasi dan sosialisasi yang lebih efektif mengenai pengetahuan gigi untuk anak, di tahun 2017 ini Obor Berkat Indonesia mengemas penyuluhan gigi dalam cara baru. Anak-anak tidak hanya disuluh mengenai materi gigi dan diajak praktik menyikat gigi yang benar, anak-anak juga diajak untuk melihat langsung kondisi giginya di layar komputer melalui alat intraoral camera.

 

Intraoral camera adalah kamera yang digunakan oleh dokter gigi untuk menunjukkan kondisi dalam mulut pasien, sebagai ganti cermin kaca. Dengan bentuk yang memanjang dan nyaman di dalam mulut pasien, intraoral camera dapat mengambil foto kondisi mulut dengan jelas dan detail. Hasil foto dalam mulut pasien pun dapat disimpan untuk referensi pasien di kemudian hari. Intraoral Camera memungkinkan pasien melihat secara langsung kondisi gigi dan kondisi dalam mulut mereka, sehingga pasien dapat lebih memahami cara penanganan yang dianjurkan dokter.

 

Dengan menggunakan intraoral camera dalam penyuluhan gigi Obor Berkat Indonesia, anak-anak merasakan pengalaman langsung melihat kondisi giginya sendiri. Dengan pengalaman melihat gigi sendiri, anak-anak semakin sadar pentingnya menjaga gigi sejak dini—khususnya, jika kondisi gigi tidak tergolong baik. Tidak hanya anak-anak, orang tua pun dilibatkan untuk dapat melihat kondisi gigi anaknya dan dijelaskan lebih lanjut tentang kondisi penanganan yang tepat untuk gigi anak. Penggunaan intraoral camera dipastikan aman, karena tetap menjaga kehigienisan alat melalui pembersihan dengan disinfektan khusus sebelum digunakan untuk memeriksa pasien anak berikutnya.

 

Penggunaan intraoral camera tentu tetap dilengkapi dengan metode lainnya. Anak-anak diedukasi lebih dulu dengan pengetahuan seputar gigi, yang disampaikan dalam cara yang sesuai dengan usia mereka. Banyak gambar dan lagu yang dipakai dalam sesi ini. Kemudian, anak-anak diajari cara menyikat gigi yang benar, dipraktikkan langsung oleh dokter dan perawat gigi OBI dengan bantuan phantom atau model gigi. Tak hanya itu, agar lebih menarik perhatian anak, anak-anak juga diajak praktik menyikat gigi dengan bantuan boneka gobi (gigi OBI). Rangkaian praktik ini ditutup dengan sikat gigi bersama dalam cara yang benar di luar ruangan dan pembagian kalender dan stiker gigi yang akan memotivasi setiap anak untuk menyikat gigi dua kali sehari.

 

Obor Berkat Indonesia akan terus mengupayakan kesehatan gigi bagi anak-anak, khususnya anak-anak dari latar belakang keluarga prasejahtera. Kondisi ekonomi tidak boleh menghalangi mereka untuk belajar dan teredukasi mengenai pengetahuan gigi, juga tidak boleh menghalangi mereka untuk menikmati pelayanan kesehatan gigi yang memadai dan berkualitas.

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.oborberkat.com/patner/donation.html