Mengembangkan Batik Menjadi Asesoris

Show English Version

  • 2016-04-29
  • Author : Monica Arti Wijaya
  • Views : 2269

Kelas membatik Rumah Seni OBI di Tanah Merah, Jakarta masih terus melanjutkan komitmen untuk mengembangkan kreatifitas yang berkaitan dengan batik. Batik adalah warisan budaya nusantara yang saat ini terus dikenal di banyak negara. Oleh karena itu kesenian Batik memiliki peluang besar khususnya di bidang industri perdagangan. Selain dibidang ekonomi, pemanfaatan batik perlu dilakukan sebagai bentuk pelestarian warisan budaya.

Pada tanggal 27 April 2016 siswa kelas batik OBI di Tanah Merah sedang melakukan kegiatan membuat asesoris kalung dengan beragam design yang menarik. Beragam design kalung yang dibuat dengan kombinasi mote dan kulit imitasi ini memanfaatkan kain perca kain batik yang dibuat siswa-siswi rumah seni OBI. Kombinasi batik ini menjadi ciri khas yang ditonjolkan dari segi design asesoris sebagai bentuk pengembangan batik itu sendiri.

Kegiatan yang diikuti oleh Nur, Glen, Ade, Laila dan Bella ini akhirnya berhasil membuat 24 kalung batik yang menarik dan kreatif. Siswa-siswi terlihat sangat antusias dan bersemangat. Selain dapat belajar membatik, mereka juga mampu mengembangkan kreatifitas melalui seni serta berlatih mengenai enterpreneurship yang bermanfaat untuk melihat peluang industri kreatif di masa depan.

“Kami berharap supaya nantinya produk ini semakin bervariasi, seperti sapu tangan, taplak meja dan kain untuk dipamerkan. Produk ini diharapkan juga mampu bersaing dengan produk lainnya dari segi design dan kualitas,” ungkap Dwi selaku koordinator Rumah Seni OBI.

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.oborberkat.com/patner/donation.html