Andrea, Mantan Anak Jalanan yang Menemukan Potensi Diri

Show English Version

  • 2016-03-31
  • Author : Monica Arti Wijaya
  • Views : 1747
Foto : OBI/Yuli

Andrea Christopher Pakpahan (16) yang tumbuh sebagai seorang yatim piatu kini telah merasakan perubahan besar dalam hidupnya semenjak ikut menjadi bagian dari rumah seni Obor Berkat Indonesia bersama 40 anak lainnya. Sebelumnya, Andrea terpaksa menjalani kehidupan yang berbeda dari anak-anak normal lainnya. Tumbuh tanpa orang tua membuat Andrea menjadi anak yang sulit memahami arahan dari keluarga yang saat itu mengasuhnya.

Di usianya yang masih muda, Andrea kerap kali berpindah-pindah tempat tinggal. Hal itu membuatnya kebingungan dengan segala perubahan yang ia miliki karena harus beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan yang berbeda-beda. Dalam keadaan yang tidak menentu, Andrea terus mencari jati dirinya sebagai anak muda untuk memperoleh pengakuan dari orang-orang disekitarnya. Tanpa usaha yang terarah, Andrea berambisi untuk mendapatkan segala keinginan yang sebenarnya tidak menjadi kebutuhan penting bagi anak seusianya.

Mulailah Andrea menjalani kehidupannya di jalanan dengan bekerja sebagai tukang odong-odong dan melupakan sekolahnya. Kehidupan jalanan yang ia jalani juga mulai mempengaruhi Andrea untuk mencoba berbagai hal yang negatif seperti minuman keras dan rokok. Setiap malam, bersama teman-temannya ia berkumpul di pinggiran jalan sembari menikmati minuman keras dan rokok.

Namun keadaan mulai berbalik ketika Andrea bertemu dengan seorang pengajar rumah seni OBI bernama kak Dwi. Andrea diundang untuk turut serta mengikuti berbagai kegiatan mulai dari membatik dan menyablon. Kesibukan itu lambat laun menjadi kesenangan sekaligus hobi Andrea yang mulai mengikis kebiasaan negatifnya hidup dijalanan. Aktifitasnya dalam menekuni seni sablon rupanya membuat Andrea menemukan potensi dari dalam dirinya yang tidak pernah ia sadari sebelumnya.

Kini Andrea telah meninggalkan kebiasaan hidupnya dulu yang lama. Berkat dukungan dan nasihat dari kak Dwi, Andrea kembali ke sekolah. Ia menyadari bahwa pendidikan ternyata berperan penting untuk masa depannya.

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.oborberkat.com/patner/donation.html