Kekurangan Gizi, Para Balita Bibir Sumbing Ikuti Program PMT

Pagi ini, 24 Februari 2017, 5 anak balita bibir sumbing dengan status gizi kurang mendapatkan penyuluhan gizi, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan pemeriksaan kesehatan oleh dr. Dini Praptianti dari Obor Berkat Indonesia (OBI). Kegiatan ini merupakan program kerja sama OBI bersama Smile Train yang diselenggarakan setiap minggu di Klinik OBI, Cikarang.

Kelainan Sumbing: Ketika Berbeda Menjadi Masalah

Menjadi berbeda dari kebanyakan orang tidaklah mudah, apalagi bagi mereka. Anak-anak yang lahir dengan kelainan sumbing memang memiliki kekurangan pada bibir mereka, yang tidak semua orang bisa menerima. Dampak fisik sampai dampak psikologis karena celaan sampai peminggiran secara sosial tak jarang mereka alami karena perbedaan yang tidak bisa mereka pilih itu.

Menyelamatkan Masa Depan Haninda

Merasa kaget dan terpukul, begitulah awalnya ketika Bapak Ahmad mengetahui bahwa anak pertamanya dari pernikahan dengan Ibu Rumini lahir dengan kelainan bibir sumbing. Secara manusiawi, sama seperti orang tua lainnya, tentu Bapak Ahmad dan Ibu Rumini tidak mengingini anaknya lahir dengan fisik yang berbeda dari anak-anak pada umumnya. Namun, bagaimanapun, mereka tetap mengingat bahwa anak mereka, Haninda, merupakan sebuah anugerah dari Yang Di Atas, yang telah dipercayakan kepada mereka. Haninda, tetaplah keturunan mereka, darah daging mereka. Kelainan bibir sumbing yang dialami Haninda hanyalah sebuah ujian, yang tidak bisa menjadi alasan bagi Bapak Ahmad dan Ibu Rumini untuk tidak menyayangi Haninda. “Jelas. kalau menyayangi, siapa orang tua yang gak sayang anaknya? Saya sayang,” kata Bapak Ahmad mengakui, dengan mata yang berkaca-kaca.

Penyuluhan Merokok Sadarkan Siswa Untuk Berani Menegur Perokok

Marah dan kesal, itulah yang dirasakan Siska, siswa kelas 6 SDN Pinang Ranti 08, Jakarta Timur saat mengikuti penyuluhan bahaya merokok di sekolahnya. Namun, perasaan itu bukan tanpa alasan, sebab setelah mengetahui berbagai dampak dan bahan-bahan yang terkandung dalam rokok, ia merasa takut dan khawatir jika ayahnya yang seorang perokok akan mengalami gangguan kesehatan.

Operasi Massal Gratis : Kepedulian Bagi Penderita Hernia dan Bibir Sumbing

Bertempat di RS Hosana Medika Cikarang pada 11 dan 12 Februari 2017, Obor Berkat Indonesia bersama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPAPK) kembali menyelenggarakan operasi massal gratis bagi penderita hernia prasejahtera. Pada kesempatan itu, OBI yang bermitra dengan Smile Train juga turut memberikan bantuan operasi bibir sumbing secara gratis.

Melawan Narkoba : Penyuluhan SMP Al-Mutaqin

Apa yang terjadi ketika beberapa siswa memasuki sebuah ruang kelas lalu mendapati teman-temannya sedang berdiri diatas kursi tanpa sebab yang jelas? Saat menghadapi situasi tersebut, muncul beragam reaksi yang mungkin dilakukan oleh siswa diantaranya; ikut bergabung dan berdiri di atas kursi, bergabung dan memilih untuk duduk di kursinya, menasehati teman-temannya atau bahkan kebingungan tanpa melakukan apapun.

Membiasakan Diri Dalam Menjaga Kebersihan & Kesehatan

Kebiasaan yang dilakukan berulang kali akan menjadi budaya kemudian membentuk sebuah karakter. Bayangkan jika kebiasaan yang dibangun adalah pembenaran bukan kebenaran, maka akan terbentuk karakter yang tidak kuat. Begitu juga dengan kebiasaan diri dalam menjaga kebersihan dan kesehatan, yang akan berdampak bukan hanya untuk diri sendiri saja tetapi juga untuk orang lain dan lingkungan. Contohnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan akan berdampak pada bencana banjir yang ikut merugikan orang lain dan lingkungan.

Hari Gizi Nasional dan Persoalan Gizi di Indonesia

Setiap tahunnya, hari gizi nasional diperingati pada tanggal 25 Januari. Hari ini menjadi pengingat bagi setiap lapisan masyarakat di Indonesia tentang sudah sejauh mana tingkat status gizi masyarakat Indonesia telah tercapai; apakah persoalan gizi buruk di Indonesia telah selesai diatasi?

WEEKLY REPORT
http://www.oborberkat.com/patner/donation.html