Membantu Dede Mewujudkan Harapannya Untuk Sembuh

Obor Berkat Indonesia bersama mitra kembali menyelenggarakan operasi massal pada tanggal 5 Maret 2017. Operasi yang digelar di RS Premier Bintaro ini ditujukan bagi para penderita hernia dan bibir sumbing yang berasal dari golongan prasejahtera.

dr. Dini Praptianti, Perempuan Yang Berkontribusi Bagi Pelayanan Sosial

Selamat Hari Perempuan! Hari ini, 8 Maret 2017 merupakan peringatan Hari Perempuan Sedunia. Tema yang diangkat tahun ini yaitu #BeBoldForChange yang berarti perempuan membawa perubahan bagi dunia. Membahas tentang perempuan, tahukah anda bahwa ada fase perubahan yang signifikan antara perempuan di jaman dahulu dan perempuan di jaman sekarang.

Gigi Sehat Untuk Anak-Anak Rusun Pinus Elok

Obor Berkat Indonesia terus melanjutkan komitmennya untuk ikut membangun masyarakat rusunawa. Di awal tahun 2017 ini, komitmen itu diwujud-nyatakan salah satunya dengan memberikan penyuluhan gigi kepada anak-anak Rusun Pinus Elok, Jakarta Timur, yang dibina di bawah naungan PAUD Surya Kasih. Penyuluhan ini digelar dalam dua rangkaian, yaitu sesi untuk anak dan sesi untuk orang tua selama dua minggu berturut.

Intraoral Camera: Metode Baru Penyuluhan Gigi OBI

Demi edukasi dan sosialisasi yang lebih efektif mengenai pengetahuan gigi untuk anak, di tahun 2017 ini Obor Berkat Indonesia mengemas penyuluhan gigi dalam cara baru. Anak-anak tidak hanya disuluh mengenai materi gigi dan diajak praktik menyikat gigi yang benar, anak-anak juga diajak untuk melihat langsung kondisi giginya di layar komputer melalui alat intraoral camera.

Bakti Sosial dan Penyuluhan Kesehatan Untuk Kalimantan Barat

Pada 20-21 Februari 2017 Obor Berkat Indonesia bersama Mukti Group berkunjung ke Dusun Setontong & Maraban, Desa Kualan Hilir, Ketapang, Kalimantan Barat. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memberikan bantuan berupa bakti sosial pemeriksaan kesehatan umum bagi masyarakat prasejahtera. Dalam kegiatan tersebut tak kurang dari 308 orang datang untuk memeriksakan kesehatannya.

Kekurangan Gizi, Para Balita Bibir Sumbing Ikuti Program PMT

Pagi ini, 24 Februari 2017, 5 anak balita bibir sumbing dengan status gizi kurang mendapatkan penyuluhan gizi, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan pemeriksaan kesehatan oleh dr. Dini Praptianti dari Obor Berkat Indonesia (OBI). Kegiatan ini merupakan program kerja sama OBI bersama Smile Train yang diselenggarakan setiap minggu di Klinik OBI, Cikarang.

Kelainan Sumbing: Ketika Berbeda Menjadi Masalah

Menjadi berbeda dari kebanyakan orang tidaklah mudah, apalagi bagi mereka. Anak-anak yang lahir dengan kelainan sumbing memang memiliki kekurangan pada bibir mereka, yang tidak semua orang bisa menerima. Dampak fisik sampai dampak psikologis karena celaan sampai peminggiran secara sosial tak jarang mereka alami karena perbedaan yang tidak bisa mereka pilih itu.

Menyelamatkan Masa Depan Haninda

Merasa kaget dan terpukul, begitulah awalnya ketika Bapak Ahmad mengetahui bahwa anak pertamanya dari pernikahan dengan Ibu Rumini lahir dengan kelainan bibir sumbing. Secara manusiawi, sama seperti orang tua lainnya, tentu Bapak Ahmad dan Ibu Rumini tidak mengingini anaknya lahir dengan fisik yang berbeda dari anak-anak pada umumnya. Namun, bagaimanapun, mereka tetap mengingat bahwa anak mereka, Haninda, merupakan sebuah anugerah dari Yang Di Atas, yang telah dipercayakan kepada mereka. Haninda, tetaplah keturunan mereka, darah daging mereka. Kelainan bibir sumbing yang dialami Haninda hanyalah sebuah ujian, yang tidak bisa menjadi alasan bagi Bapak Ahmad dan Ibu Rumini untuk tidak menyayangi Haninda. “Jelas. kalau menyayangi, siapa orang tua yang gak sayang anaknya? Saya sayang,” kata Bapak Ahmad mengakui, dengan mata yang berkaca-kaca.

WEEKLY REPORT
http://www.oborberkat.com/patner/donation.html